Category Archives: Puisi

Dari Jendela Karya

Beralaskan hijau, aksara mengetuk sebingkai bening.
“Perkenankan saya untuk masuk.”

Ia masih menunggu, menghitung kecambah tumbuh.

Bingkai diam, tak hendak bergerak.
“Apa kau lupa sandi?”

Aksara bingung,
mengapa pohon tak patahkan reranting sebagai kode.
“Apakah sandi itu berupa kata?”

Seketika kaca menggeser dedaun,
aksara menepis tiap rimbun, gugur.
“Ijinkan saya mengajak tanda baca?”

Tak terduga, derit semakin derak.
Tak ada udara yang berdesir, masuk.

Layaknya pagar, mengitar. Tiada silah.
“Setidaknya, sediakah kau menjaga embun?”

Aksara hanya menanti, percikan.

13.13 — 04.03.2012

(Pak Guru, hari ini kita belajar apa?)

Terinspirasi dari tulisan berjudul Mulailah (hal.212 -26 Juli-366 Reflections of Life karya Sidik Nugroho): “Inspirasi tidak hanya datang dari perenungan, tetapi juga tindakan.”

Advertisements